//
you're reading...
Peristiwa

Aparat Keamanan Redakan Bentrokan Antar Kampung di Lampung Selatan


KALIANDA (Lampost.co): Aparat keamanan dari unsur kepolisian, personel TNI termasuk marinir AL dikerahkan untuk dapat meredakan bentrokan warga antarkampung di Desa Sidoreno, Kecamatan Way Panji, dengan warga beberapa kampung dari Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (28-10).

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan AKBP Tatar Nugroho dari lokasi kejadian, Minggu siang, membenarkan adanya laporan bahwa terdapat tiga orang warga yang meninggal dunia akibat bentrokan itu, dan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka.

Namun belum diperoleh perincian identitas korban tewas maupun luka-luka tersebut. Informasi dari pihak kepolisian itu, memastikan selain korban tewas tiga orang dari warga yang datang untuk menyerang ke Desa Sidoreno, terdapat pula empat orang warga lainnya yang mengalami luka-luka.

Namun warga Sidoreno juga menyebutkan, paling tidak dua orang warga setempat juga mengalami luka-luka, selain empat warga dari desa lain yang datang dan terlibat bentrok dengan mereka. Hingga saat ini aparat keamanan masih terus berjaga di lokasi, sejumlah personel marinir dan kepolisian serta unsur TNI juga masih didatangkan ke lokasi untuk mengamankan kondisi di sana agar tidak terjadi lagi bentrokan susulan.

Informasi dari lapangan menyebutkan, bentrokan hari ini merupakan susulan bentrokan sebelumnya, Sabtu (27-10) tengah malam hingga Minggu dini hari. Bentrokan itu diduga dipicu kemarahan warga Desa Agom, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan menyusul peristiwa dua gadis warga desa ini yang sedang mengendarai sepeda motor dan dilaporkan telah diganggu sekelompok pemuda di Desa Sidoreno, Kecamatan Way Panji.

Peristiwa itu berbuntut aksi penyerangan ratusan warga dari Kalianda ke Desa Sidoreno, sehingga mengakibatkan belasan rumah rusak dan terbakar, termasuk rumah pemuda yang diduga sebagai pelaku yang mengganggu kedua gadis itu. Bentrokan itu berlanjut pada Minggu hari ini, sehingga mengakibatkan sejumlah warga luka-luka, dan tiga di antaranya sampai tewas, diduga warga yang tewas berasal dari beberapa kampung di Kalianda.

Saat ini, menyusul kedatangan aparat keamanan dari berbagai unsur, ribuan warga yang sempat terlibat bentrokan dengan menggunakan berbagai peralatan itu, telah membubarkan diri dan kembali ke tempat masing-masing. Aparat terus bersiaga mengamankan kondisi di lokasi tersebut.

Advertisements

About Made Sumitre

Saya hanya menulis dan membagikan apa yang sudah pernah saya baca.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

header

Timnas Indonesia Tim Sepakbola Nasional Indonesia mengenakan kostum baru yang diluncurkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.... Baca selengkapnya »

Anak Indonesia jadi siswa terbaik sekolah MU Anak Indonesia dari pasangan perkawinan campur, Jack Brown (11),.... Baca selengkapnya »

Timnas AFF Kuartet pemain Indonesia yang bermain di klub CS Vise di Divisi II Liga Belgia, yakni Syamsir Alam.... Baca selengkapnya »

TImnas IndonesiaPelatih Timnas PSSI, Nil Maizar, mengaku telah menemukan bentuk permainan timnas… Baca selengkapnya »

Blog Stats

  • 357,371 hits
%d bloggers like this: