//
you're reading...
Berita

HUT RI ke 68 diwarnai aksi penembakan yang tewaskan 2 polisi


hut-ri-ke-68-diwarnai-aksi-penembakan-yang-tewaskan-2-polisimerdeka.com – Hari ini genap 68 tahun Indonesia merdeka. Seperti tahun-tahun sebelumnya, berbagai acara dan perlombaan digelar di kampung-kampung hingga di gedung-gedung bertingkat untuk menyambut hari kemerdekaan bangsa Indonesia ini.

Namun peringatan HUT RI ke 68 ini harus dicederai oleh kasus penembakan yang terjadi di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dua polisi tewas ditembak dua orang tidak dikenal semalam.

Aipda Kus Hendratna dan Bripda Ahmad Maulana tewas ditembak orang tak dikenal sekitar pukul 22.00 WIB. Ironisnya lokasi penembakan tersebut berada tak jauh dari Polsek Pondok Aren.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, penembakan tersebut terjadi saat Aipda Kus Hendratma akan mengikuti apel pada pukul 22.00 WIB di Polsek Pondok Aren dalam rangka persiapan operasi cipta kondisi.

“Yang bersangkutan dipepet oleh dua orang yang mengendarai Mio matic warna hitam dan ditembak pada bagian belakang kepala. Korban langsung terjatuh,” ujar Rikwanto dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com.

Di belakang Aipda Kus kebetulan ada tim buser yang sedang mengendarai Avanza berisi 4 orang dengan arah yang sama dan melihat kejadian tersebut. Mobil Avanza tersebut lalu mengejar dan bisa menabrak motor pelaku.

“Namun mobilnya terperosok, ke got tanggul jalan, pelaku yang turun dari motor datang dan menembak supir Avanza (Bripda Maulana) yang baru keluar dari pintu,” terang Rikwanto.

Bripka Maulana meninggal dunia di tempat dan kemudian terjadi baku tembak antara pelaku dengan tim buser.

Pelaku kemudian menodong dan merampas seorang pengendara motor yang melintas di lokasi. Dua pelaku tersebut kemudian melarikan diri dengan menggunakan motor hasil rampasan tersebut.

Polisi pun telah menemukan motor Supra B 6620 SFS yang digunakan pelaku untuk melarikan diri. Motor tersebut ditemukan di kawasan Margonda, Depok. Namun hingga kini pelaku masih belum terendus keberadaannya.

“Masih dilakukan pengejaran kepada yang bersangkutan,” ujar Rikwanto.

Perayaan HUT RI Ke 68 ini pun diwarnai duka yang mendalam bagi Korps Bayangkara. “Polisi yang gugur dalam tugas sudah otomatis pangkatnya kita akan naikkan,” ujar Wakapolri Komjen Pol Oegroseno kepada wartawan saat mendatangi Polsek Pondok Aren, Sabtu (17/8).

Menurut Oegroseno, Aipda Kus Hendratna dan Bripda Ahmad Maulana layak diberi kenaikan pangkat karena gugur saat menjalankan tugas. “Bagi kita, mereka adalah pahlawan karena gugur dalam bertugas,” imbuhnya.

Advertisements

About Made Sumitre

Saya hanya menulis dan membagikan apa yang sudah pernah saya baca.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

header

Timnas Indonesia Tim Sepakbola Nasional Indonesia mengenakan kostum baru yang diluncurkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.... Baca selengkapnya »

Anak Indonesia jadi siswa terbaik sekolah MU Anak Indonesia dari pasangan perkawinan campur, Jack Brown (11),.... Baca selengkapnya »

Timnas AFF Kuartet pemain Indonesia yang bermain di klub CS Vise di Divisi II Liga Belgia, yakni Syamsir Alam.... Baca selengkapnya »

TImnas IndonesiaPelatih Timnas PSSI, Nil Maizar, mengaku telah menemukan bentuk permainan timnas… Baca selengkapnya »

Blog Stats

  • 349,225 hits
%d bloggers like this: