//
you're reading...
PEMILU 2014

Ketua DPW PPP Jatim: Saya memang salah apa kok sampai dipecat?


ketua-dpw-ppp-jatim-surat-pemecatan-itu-bodongMerdeka.com – Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA), dikabarkan telah memecat wakilnya, Suharso Monoarfa dan empat DPW PPP, salah satunya Ketua DPW Jawa Timur, Musyafak Noer. Pemecatan ini, merupakan jawaban SDA atas mosi tidak percaya yang sempat dilayangkan kepadanya.

Sayang, saat dikonfirmasi terkait surat pemecatan ini, Musyafak Noer yang dikonfirmasi via telepon selulernya belum menjawab, apakah surat pemecatan itu sudah diterimanya atau belum. “Saya masih rapat,” kata Musyafak singkat, Kamis (17/4).

Kemudian ketika dihubungi kembali, dia tidak mengangkat telepon-nya. Sehingga, hingga malam ini, belum diketahui apakah surat pemecatan itu sudah sampai di tangannya atau belum.

Memang saat beredar kabar terkait pemecatannya, pada Rabu malam (16/4), Musyafak mengaku belum menerima surat pemecatan yang ditandatangani langsung oleh SDA dan Wasekjen DPP PPP, Syaifullah Tamliha. “Saya belum menerima surat itu. Saya juga mau tanya, apa alasannya dipecat?,” ucap Musyafak malam itu.

Dia juga memaparkan, dalam AD/ART partai, pengurus DPW bisa dipecat atau diberhentikan jika meninggal dunia, mengundurkan diri dan melanggar tugas kepartaian. “Saya memang salah apa kok sampai dipecat?,” ujarnya.

Menurut Musyafak, jika tanpa tanda tangan dari Sekjen DPP PPP, Romahurmuzy, surat pemecatan itu patut dipertanyakan keabsahannya. “Kalau Sekjen PPP Romahurmuzy tidak ikut tanda tangan, surat pemecatan itu bodong. Yang tandatangan kan ketua umum dan wasekjen. Alasan pemecatan juga mengada-ada,” terang Musyafak.

Sebelumnya, Wakil Sekjend DPP PPP Syaifullah Tamliha mengabarkan adanya surat pemecatan terhadap 4 DPW, terkait kisruh di internal partai berlambang Kabah tersebut.

“Ya benar, ada surat pemecatan yang ditandatangani Rabu dini hari tadi oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Syaifullah Tamliha, Jakarta, Rabu (16/4).

Selain memecat Suharso Monoarfa, DPP PPP juga memberhentikan empat pengurus yang menjabat sebagai ketua DPW. Mereka yang dipecat adalah Ketua DPW PPP Jawa Barat Rahmat Yasin, Ketua DPW PPP Sumatera Utara Fadli Nursal, Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyafak Noer dan Ketua DPW PPP Sulawesi Amir Uskara.

“Mereka diberhentikan dari jabatannya dan dipecat sebagai kader PPP. Pemecatan Suharso dan keempat Ketua DPW PPP disetujui oleh Wakil Ketua Umum PPP lainnya. Suharso digantikan oleh Djan Faridz,” terang Tamliha.

Lebih lanjut, Tamliha menambahkan, Ketua DPW yang diberhentikan akan digantikan oleh wakil ketua DPW masing-masing. Adapun alasan dipecatnya Suharso dan empat DPW PPP itu lantaran dianggap tidak mematuhi AD/ART partai.

“Mereka tidak menaati AD/ART dan keputusan partai lainnya yang telah diputuskan partai. Silakan mereka mengajukan keberatan kepada Mahkamah Partai,” ujarnya.

About Made Sumitre

Saya hanya menulis dan membagikan apa yang sudah pernah saya baca.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

header

Timnas Indonesia Tim Sepakbola Nasional Indonesia mengenakan kostum baru yang diluncurkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.... Baca selengkapnya »

Anak Indonesia jadi siswa terbaik sekolah MU Anak Indonesia dari pasangan perkawinan campur, Jack Brown (11),.... Baca selengkapnya »

Timnas AFF Kuartet pemain Indonesia yang bermain di klub CS Vise di Divisi II Liga Belgia, yakni Syamsir Alam.... Baca selengkapnya »

TImnas IndonesiaPelatih Timnas PSSI, Nil Maizar, mengaku telah menemukan bentuk permainan timnas… Baca selengkapnya »

Blog Stats

  • 328,775 hits
%d bloggers like this: