//
you're reading...
Pilpres 2014

Jokowi kesal disebut kirim surat palsu ke Jaksa Agung


jokowi-kesal-disebut-kirim-surat-palsu-ke-jaksa-agungBakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, tidak ada surat pemanggilan terhadap dirinya dari Kejaksaan Agung. Dimana kabarnya pemanggilan ini Jokowi diduga terlibat kasus korupsi pengadaan bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB).

“Surat palsu. Fitnah-fitnah seperti itu banyak beredar. Tidak ada seperti itu,” tegasnya usai deklarasi dukungan relawan Hebat Jokowi-JK (Hejo) di GOR C-Tra, Bandung, Kamis (29/5).

Bahkan, Jokowi yakin tidak terlibat dalam kasus tersebut. Sebab, Kejaksaan Agung sudah menyatakan tak akan memanggilnya untuk dimintai keterangan.

“Kan sudah disampaikan oleh Jaksa Agung tidak ada keterlibatan saya,” ungkap Jokowi.

Sebelumnya, kubu Jokowi membantah capres yang diusung PDIP, NasDem, PKB, Hanura, PKPI, itu mengirimkan surat kepada jaksa agung agar tidak diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta. Menurut Tim Hukum Jokowi Presiden 2014, ada surat yang tersebar di berbagai media sosial yang seolah-olah berasal dari Jokowi.

Dalam surat itu dinyatakan Jokowi enggan diperiksa oleh Kejaksaan Agung. “Perlu kami tegaskan bahwa surat yang beredar di berbagai media sosial tersebut adalah palsu. Jokowi tidak pernah mengirimkan surat kepada Jaksa Agung agar tidak diperiksa terkait dugaan korupsi dalam Pengadaan Bus Trans Jakarta,” ungkap Tim Hukum Jokowi Presiden 2014 dalam siaran persnya, Kamis (29/5).

Tim Hukum Jokowi juga mengatakan bahwa Jokowi sama sekali tidak pernah menerima surat panggilan dari Kejaksaan Agung untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengadaan armada Transjakarta.

Hal berikutnya disampaikan Tim Hukum Jokowi adalah Jaksa Agung Basrief Arief telah menegaskan bahwa berdasarkan perkembangan penyidikan, kasus Transjakarta tersebut tidak terkait Jokowi. Jaksa agung juga telah mengimbau agar kasus ini tidak dipolitisir.

“Kami menyayangkan upaya pihak-pihak tertentu yang mempolitisir kasus Transjakarta dengan terus menerus mengkait-kaitkannya dengan Jokowi padahal fakta sesungguhnya membuktikan bahwa Jokowi sama sekali tidak terlibat dalam dugaan mark-up (penggelembungan) harga dalam pengadaan Bus Trans Jakarta tersebut.”

Tim Hukum Jokowi mengimbau semua pihak agar menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Agung dalam upayanya mengusut tuntas kasus pengadaan Bus Transjakarta dan tidak memanfaatkan proses hukum tersebut untuk melakukan kampanye hitam (black campaign) dengan menyebarkan kabar bohong dan manipulatif.

About Made Sumitre

Saya hanya menulis dan membagikan apa yang sudah pernah saya baca.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

header

Timnas Indonesia Tim Sepakbola Nasional Indonesia mengenakan kostum baru yang diluncurkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.... Baca selengkapnya »

Anak Indonesia jadi siswa terbaik sekolah MU Anak Indonesia dari pasangan perkawinan campur, Jack Brown (11),.... Baca selengkapnya »

Timnas AFF Kuartet pemain Indonesia yang bermain di klub CS Vise di Divisi II Liga Belgia, yakni Syamsir Alam.... Baca selengkapnya »

TImnas IndonesiaPelatih Timnas PSSI, Nil Maizar, mengaku telah menemukan bentuk permainan timnas… Baca selengkapnya »

Blog Stats

  • 328,775 hits
%d bloggers like this: